Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Monday, 9 January 2017

Update Inkscape 0.92 di Ubuntu dan Turunannya (Linux Mint, eOS, dkk)

Salah satu hal yang paling saya tunggu-tunggu di tahun 2017 adalah rilis stabil aplikasi favorit saya, Inkscape 0.92. Rilis Inkscape di awal tahun ini saya tak ubahnya kado tahun baru yang sangat dinantikan oleh pengguna setianya, termasuk saya. Meskipun saya terbilang pendatang baru di dunia desain, desain dengan Inkscape khususnya, namun secara lantang ingin saya katakan bahwa saya benar-benar jatuh cinta dengan aplikasi ini.
Tentang 5W+1H Inkscape, tak akan banyak saya singgung pada tulisan ini. Satu hal yang  memotivasi saya untuk mengeposkan tulisan ini tak lain karena malam ini saya mendengar kabar bahwa Inkscape 0.92 stabil telah tersedia di launchpad. Sebagai orang yang tahu kabar ini, saya merasa punya tanggungan untuk membagikan kabar gembira ini kepada teman-teman yang lain. Sebelumnya, terima kasih pada Kang Zakaria Azis yang telah mengeposkan berita ini melalui akun facebook-nya.
Baiklah, agar tak keluar dari judul mari kita mulai step by step memasang Inkscape 0.92 stabil melalui PPA Ubuntu. Langkah langkah ini dapat anda lakukan pada turunan Ubuntu atau distro dengan basis Ubuntu lain.

Pertama, buka terminal Anda, dan salin-tempel perintah berikut
sudo add-apt-repository ppa:inkscape.dev/stable
sudo apt-get update
Setelah menjalankan perintah di atas, jika pada sistem telah terpasang Inkscape versi sebelumnya (0.91 atau di bawah itu), maka akan ada pemberitahuan pada baris output paling akhir tentang pembaruan aplikasi. Cukup ketik perintah berikut untuk melakukan pembaruan.

sudo apt upgrade
Atau
sudo apt-get upgrade

Jika pada komputer Anda belum terpasang Inkscape, maka  jalankan perintah berikut untuk memasang Inkscape 0.92.

sudo apt install inkscape
Atau
sudo apt-get install inkscape

langkah di atas diperuntukkan bagi Anda yang sudah tidak sabar lagi untuk segera mencoba versi stabil Inkscape 0.92. Bila tak mau repot, sebenarnya Anda cukup bersabar menunggu dan para pengembang yang baik hati akan segera menyediakan Inkscape 0.92 pada repositori distro kesayangan Anda.
Saya telah mencoba langkah di atas pada dua distribusi linux, Linux Mint Sarah dan BlankOn X Tambora. Pada Linux Mint Sarah, langkah di atas berjalan dengan baik dan Inkscape 0.92 berhasil berjalan dengan baik. Saya katakan baik karena saya pernah mencoba memasang versi prarilis dan menemukan banyak masalah, pada palet warna misalnya. Pada versi stabil ini, masalah tersebut sudah tidak lagi muncul. Pada BlankOn X Tambora, langkah di atas menemui jalan buntu karena ada beberapa konflik paket. Hal ini cukup wajar, mengingat bahwa BlankOn X Tambora merupakan turunan langsung dari Debian, sedangkan Linux Mint merupakan turunan dari Ubuntu yang notabene PPA tersebut memang diperuntukkan bagi Ubuntu.

Sumber referensi:
https://launchpad.net/~inkscape.dev/+archive/ubuntu/stable
Bagikan:

Friday, 15 July 2016

whoismrrobot.com GUI

Sembari mengisi liburan yang sebagian habis di pesakitan, iseng-iseng membuka kembali sebuah situs yang beberapa waktu lalu sempat mebuat aku tertarik. whoismrrobot.com, ya itulah situs yang aku maksud.
Terakhir membuka situs yang berkaitan dengan serial TV MR. ROBOT ini, aku hanya mendapati mode tampilan Command Line Interface (CLI). Ketika pertama halaman pada web ini termuat, maka yang anda dapati adalah proses booting yang mirip dengan Linux Debian. Namun, aku agak lupa sebenarnya, kapan terakhir aku membuka situs tersebut.
Namun jika hari ini anda sekalian membua situs tersebut, hal yang amat berbeda akan anda dapatkan. Kini whoismrrobot.com telah menggunakan mode GUI untuk tampilab halamannya. Penilaian prbadi, Ini sungguh mengejutkan, karena awalnya saya berpikir ini hanya situs yang tak akan ada kelanjutan perkembangannya. Dan rupanya saya salah besar.
Saat anda membukan web ini maka yang kini anda dapati bukan sekedar tulisan dan layar hitam layaknya mode CLI, namun lingkungan desktop sederhana dengan terminal root yang sudah membuka dan beberapa icon di desktopnya serta jam aktif di sebelah kanan atas. Untuk detail jelasnya, silakan cek saja ke TKP.

Bagikan:

Monday, 9 May 2016

Hasil SNMPTN UGM 2016

Selamat, selamat dan selamat bagi adik-adik yang telah lolos SNMPTN 2016 di Universitas Gadjah Mada. Semoga kalian tidak salah pilih dan menyesal dikemudian hari, hehehe . . . terutama yang memilih satu jurusan seperti aku di Sastra Indonesia.
Untuk info lengkap siapa-siapa saja yang lolos SNMPTN 2016 di UGM silakan cek di tautan ini, siapa tahu ada nama saudara, pacar, mantan, atau inceran kamu di sana. . . hehehe

Bagikan:

Saturday, 10 October 2015

IGOS Nusantara Server 2.0 Bromo, distro Linux untuk server buatan dalam negeri dengan fitur keamanan kelas enterprise

Proyek sistem operasi terbuka berbasis Linux, IGOS Nusantara (IGN) yang dikembangkan Pusat Penelitian Informatika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia bersama dengan komunitas belum lama ini merilis IGOS Nusantara Server 2.0 dengan kode rilis Bromo sebagai solusi sistem operasi untuk server di lingkungan enterprise.
Selama dua tahun sejak 2013 lalu, IGOS Nusantara Server mulai dikembangkan oleh tim pengembang IGN. Pengembangan dilakukan dengan memakai kode IGN X9 lalu berubah menjadi IGN S9 inilah cikal bakal untuk IGN Server 1.0 yang diberi kode rilis (Gunung) Argopuro.
Basis pengembangan IGN Bromo ini sendiri dikembangkan dari seri Redhat Enterprise Linux 7 (RHEL7) dan Centos 7 sehingga membuat IGN Server 2.0 memiliki karakteristik yang sama sebagai distro untuk enterprise.
Pengembang IGN Server 2.0 Bromo dilakukan melalui proses kompilasi ulang kode sumber dari RHEL dan CentOS. Penyesuaian dari merek dagang yang tertera menjadi IGOS Nusantara dan perubahan yang dilakukan ini mengacu pada aturan GPL yang dianut oleh RHEL.
Dirilis sebagai sistem operasi server, IGN Server 2.0 diklaim mampu menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik, update teknologi terbaru dan jaminan kestabilan sistem yang telah diuji serta kompatibilitas IGN Server 2.0 dengan RHEL akan dapat diperoleh dengan baik.
Dipilihnya RHEL 7 karena memberikan dukungan update ke pengguna dalam waktu yang lama, sehingga IGN Server 2.0 akan memberi dukungan update yang mirip.
IGN Server 2.0 memungkinkan berbagai service dapat berjalan diatasnya antara lain lain Web Server, Mail Server, Proxy Server, OpenGeo, OpenStack, CloudStack, Virtualisasi dan sebagainya.
Fitur keamanan yang ada pada IGN Server ini menggunakan Security-Enhanced Linux (SELinux). SELinux telah sejak lama dikembangkan, penyempurnaan ekstensi keamanan untuk membatasi hak aplikasi-aplikasi sesuai dengan aksi yang dibutuhkan. IGN Server 2.0 juga memiliki fitur untuk melakukan kontrol sejumlah layanan sistem.
Sedangkan untuk penggunaan virtualisasi tersedia sVirt. sVirt memakai sejumlah aturan yang digunakan oleh SELinux yang dapat mengisolasi mesin virtual dari kemungkinan pembobolan. Pencegahan dilakukan dengan mengamankan celah keamanan di Hypervisor via sistem tamu (guest system) dan menutup kemungkinan mengakses sistem Host atau mesin-mesin virtual lainnya. Seperti pada sistem Firewall yang ketat dan restriktif, administrator sistem diharapkan memahami cara kerja dan solusi keamanan yang ditawarkan SELinux.
IGN Server 2.0 saat ini telah tersedia dalam bentuk CD instalasi. IGN Server 2.0 versi LIVE akan disediakan pada bulan berikutnya. Pengguna yang akan memakai melakukan instalasi ke harddisk harus membakar ISO image IGN Server 2.0 CD instalasi ke CD kosong, selanjutnya melakukan booting dari CD dan instalasi ke harddisk.
Saat ini IGN Server 2.0 Bromo telah tersedia melalui repositori Igos Nusatara dan repositoriLIPI.

Source : HarianTI.com
Bagikan:

Ubuntu Wily Release Party Akhir Oktober di UGM Yogyakarta

Pagi agan-agan semua . . . .
Yang merasa masih sanggup untuk mendukung gerakan Open Source di Indonesia . . .
Yang masih memiliki semangat Garuda feat. Penguin di dalam dada
Yang masih ingin belajar dan terus belajar seputar Linux
AYO. . . 
--bentar, aku ngomong apa sih, kaya orasi nggak jelas . . . Peace!

Ok, Rania ada info buat agan-agan sekalian, khususnya yang tinggal di wilayah Jogja, jangan sampai terewatkan yah . . .Wily Release Party di WRP UGM yang akan digelar pada 30 Oktober nanti . . . .




Acara ini wajib banget buat kamu yang juga ingin update perkembangan Digital Forensic dan perkembangan Mobile App Development yang lagi hits ini.
atau yang mau tahu apa aja update versi ubuntu ini dan ilmu yang lagi hits ini? Reserve a ticket now!
Pendaftaran: Ugm.id/DaftarWRP
For more info: Ugm.id/WRPJogja
Aku udah daftar lho . . .Sampai ketemu di pesta nanti . . .


Bagikan:

Monday, 5 October 2015

LOMBA CIPTA CERPEN, PUISI, ESAI DAN FOTO ESAI TOTAL HADIAH 13,8 JUTA!

Pagi . . .pagi . . .ayo sudah pada bangun belum? 

Rania ada kabar gembira nih buat rekan-rekan semua. 

Dalam rangka merayakan peringatan Bulan Bahasa 2015, Sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada mengadakan beragam kegiatan yang WOW! pastinya menarik. Beberapa diantaranya adalah kegiatan lomba yang berhadiah total uang senilai 13,8 Juta. 


Lombanya apa aja sih? 

Dalam perayaan Bulan bahasa tahun ini, Sastra Indonesia mengadakan berbagai cabang lomba diantaranya lomba cipta cerpen, cipta puisi, esai dan foto esai. 

Lomba-lomba ini dibuka untuk tingkat pelajar dan umum. Ayo tunggu apa lagi? Jangan biarkan karya terbaikmu hanya jadi file belaka di hardisk komputermu, kirimkan segara dan jadilah sang juara! 

Untuk info lebih lanjut silakan klik link berikut

Kami tunggu karya terbaikmu!
Bagikan:

Wednesday, 30 September 2015

Freya, Dewi Kematian Pengganti dari Isis


Tenang, mas . . Mbak. . Pembaca yang budiman. Pada tulisan ini aku nggak pengen membahas sekte-sekte agamis yang beberapa waktu marak memenggal kepala orang lain kok. Seperti biasanyanya, lewat tulisan ini aku mau sharing, ya sekedar sharing saja.
Sebagai pengguna baru Elementary Freya, timbul rasa ingin tahu apa sih arti Freya dan mengapa EOS memilih Freya sebagai code name salah satu rilisnya.
DAri hasil broswsing yang dibantu oleh Paman Google, aku beroleh sebuah informasi bahwa EOS sebelumnya memilih nama Isis untuk dijadikan code name pada rilis EOS. Namun dikarenakan dunia sedang digonjang-ganjingkan dengan tingkah polah ISIS (Islamic Satate of Iraq n Syiria) pada waktu itu, akhirnya nama Isis pun di ganti dengan Freya.
Berikut pernyataan yang aku kutip dari blog EOS .
 
While Isis worked well, there is currently an active militant group in Iraq and Syria commonly known as “ISIS” (Islamic State in Iraq and Syria). elementary obviously has no ties to that group—and we don’t think people will get us confused—but we want to both recognize the ongoing turmoil and choose a less controversial name.

Sepertinya EOS memang berencana untuk menggunakan nama-nama dewa dalam kisah-kisah mitologi untuk code name-nya. Coba perhatikan nama rilis pertama EOS yang menggunakan nama Jupiter, Raja dewa dalam mitologi Romawi, dan pada rilis berikutnya menggunakan nama Luna yang merupakan dewi dalam mitologi Romawi Luna. Dan nama Isis adalah dewi pernikahan kesehatan dan cinta. Namun sepertin yang aku singgung di atas tadi, nama Isis batal digunakan dan diganti dengan Freya yang juga merupakan nama seorang cinta, kecantikan, dan kematian. Berikut aku kutipkan sekalian informasi tentang Dewi Freya

 
Freya atau Freyja merupakan Dewi cinta, kecantikan, kesuburan, sihir, perang dan kematian. Freyja adalah seorang Vanir, yang kemudian menjadi seorang dewi utama Aesir. Freyja dikenal dengan julukannya, Vanadis, yang berarti dis of Vanir dimana kata dis adalah kata dalam bahasa Norwegia untuk dewi. Kata ini biasanya digunakan dalam bentuk jamak, disir. Informasi mengenai Freyja terkadang tercampur dengan informasi mengenai Frigg, istri Odin, yang mana nama mereka berdua, Freyja dan Frigg sama-sama berarti Lady. Dengan dewi yang lainpun, informasi mengenai Freyja terkadang tercampur, yaitu dengan Idun, sang penjaga apel awet muda. Freyja digambarkan luar biasa cantik, berambut pirang dan bermata biru. Diceritakan bahwa Freyja menikah dengan seorang dewa bernama Od atau Odur dan menjadi ibu dari dua orang anak perempuan, Nossa atau Hnossa dan Gersimi (Nama kedua anak tersebut sama2 berarti Permata). Bagaimanapun juga, Od secara misterius menghilang dan Freyja berkelana ke seluruh penjuru dunia untuk menemukan suaminya itu sambil meneteskan air mata emas. Setelah suaminya menghilang (Od), dia menjadi “yang tidak pilih-pilih” diantara semua dewi yang ada. Freyja mungkin lebih tepat disebut sebagai dewi se.ks daripada dewi kesuburan. Dia memiliki banyak love affairs, dengan para dewa, manusia, Elf bahkan kurcaci. Freyja sering terlihat sebagai gundik Odin. Loki menuduh Freyja telah tidur dengan semua dewa yang ada di Asgard dan semua Elf di Alfheim (Lokasenna dari Poetic Edda). Loki bahkan menuduh Freyja telah tidur dengan saudaranya sendiri, Freyr. Tetapi baik Freyr maupun Freyja memang suami istri di kalangan Vanir. Freyja juga sangat dicari-carin oleh kalangan Raksasa. Dua raksasa, Hrimthurs dan Thrym ingin menikahi Freyja. Thor membunuh keduanya. Freyja juga sangat menyukai pertempuran dan peperangan. Dia turun ke medan perang dimana dia menerima setengah dari seluruh ksatria yang mati (setengahnya lagi masuk ke Valhalla) yang mana para ksatria ini tinggal di aula agungnya, Fólkvangar (”Battlefield”), didalam istananya Folkvang (”Field of Folk”). Aula Freyja yang lainnya adalah Sessrumnir. Freyja juga sangat menyukai emas dan dia memiliki kalung berharga yang disebut Brisingamen yang diperolehnya dengan tidur dengan 4 kurcaci yang dikenal dengan para Brising (Nama keempatnya kemungkinan adalah Alfrigg, Berling, Dvalin dan Grerr). Odin yang tidak senang dengan tingkah laku Freyja, mengirim Loki untuk mencuri Brisingamen. Penjaga Asgard, Heimdall yang punya penglihatan super, melihat si pencuri. Dia mengejar Loki dan mengembalikan Brisingamen kepada Freyja. Freyja juga mendapatkan hadiah lain berupa mantel dari bulu burung yang membuatnya dapat berubah bentuk menjadi elang. Kereta Freyja ditarik oleh dua ekor kucing (Jelas sudah, kenapa di Sea of Troll dikatakan bahwa kucing adalah hewan keramatnya Freyja). Hewan kesukaannya yang lain adalah babi atau babi hutan. Kekasih manusianya, Ottar, menyamarkan dirinya sendiri sebagai babi hutan perang dengan bulu emas yang bernama Hildesvini. Freyja terkadang disebut Sýr (sow), sebuah julukan(?). Freyja juga dikenal suka berjalan-jalan di pedesaan pada waktu malam dalam bentuk kambing betina. Tambahan, Freyja juga dewi ilmu sihir yang dikenal dengan nama seiðr (seið atau seior). Kecintaannya pada emas dan ilmu sihir membuatnya sering dikira sebagai dewi Vanir yang lain, Gullveig dan si penyhir wanita, Heid yang merupakan reinkarnasi dari Gullveig.
 
Wihi, mantep dah . . . .info ini mungkin sudah usang, namun adakah bukan hal yang salah kan untuk sekedar berbagi? Semoga bermanfaat.

#Diolah dari berbagai sumber
Bagikan:

Monday, 28 September 2015

[BERBAGI - EBOOK] GIMP BOOK FOR KIDS

Pagi agan-agan sekalian? Masih berbhagia hari ini? Yupz, semoga saja kebahagian tidak membuat agan-agan terlalu lama larut dalam kebungkaman (apa sih?? Nggak jelas!)

Pagi ini Rania ingin membagikan sebuah ebook keren berjudul GIMP BOOK FOR KIDS. Hehe, ini bukan aku lho yang buat. Tadi pagi tiba-tiba ada notif di beranda ada orang yang membagikan ini di grup KPLI. Yah, mumpung ada waktu. . . boleh donk aku bantu mereka buat share ebook ini.

Buat yang belum tahu apa itu GIMP, woh . . . monggo, silakan googling sebentar denga keyword "GIMP adalah", pasti dengan cekatan Pak Dhe Google akan menjawab dengan cukup akurat (kecuali inet agan lemot, Pak Dhe Google nggak bisa cekatan).

Buku ini telah terbit dua jilid. Jilid pertama pengenalan dasar, dan jilid keduanya tentang membuat animasi (format gif) sederhana. Dari segi bahasa dan pemaparan, buku ini cocok buat semua kalangan, tidak berbatas pada judul bukunya semata (for kids). 

Yups, untuk menghormati beliau sang creator buku ini, sengaja aku tidak lampirkan halaman download di sini. Hehehe, biar agan-agan juga mengunjungi webnya melalaui tautan ini. Mohon pengertiannya yah . . . hehe, kan seama penulis open source tidak boleh saling mendominasi (ini versi aku sendiri, hehe). Bukankah di dunia open source kita diajari untuk berbagi? 

Yups, semoga bermanfaat ya gan! Selamat berbahagia.

Bagikan:

Friday, 25 September 2015

20+ Slogan/Jargon yang Digunakan oleh Distro-distro Linux

Pagi gan! Masih semangat ngoprek hari ini? Haha.

Pagi ini, aku ingin sharing ke agan-agan sekalian tentang slogan-slogan yang dipakai oleh disro-distro Linux. Awalnya sih aku iseng jalan-jalan ke beberapa website distro-distro Linux. Entah ada angin apa, secara mendadak aku tertarik dengan beberapa baris kata alias kalimat yang mengikuti nama distro di web tersebut.

Karena tertarik, akhirnya aku kumpulkan deh kalimat-kalimat keren itu ke dalam postingan ini. Setidaknya, aku mulai berpikir bahwa slogan atau jargon yang dipakai oleh distro-distro berikut ini telah cukup baik menggambarkan distro tersebut. Silakan disimak terlebih dahulu. . . 

- Debian
  The universal operating system

- Linux Mint
  From freedom came elegance.

- Ubuntu
  Linux for human beings.

- Elementary OS 
  A fast and open replacement for Windows and OS X.

- openSUSE 
  Linux for open minds.

- Backtrack
  The quieter you become, the more are able to hear...

- Kali 
  Our Most Advanced Penetration Testing Distribution, Ever.

- Fedora
  Freedom. Friends. Features. First.

- Red Hat
  The world's open source leader

- Mandriva 
  A better operating system.

- OpenMandriva
  A delicious linux recipe. Fun flavoured.

- Bodhi 
  The Enlightened Linux Distribution.

- PCLinuxOS
  So cool ide cube are jealous

- Arch
  A simple, lightweight distribution

- Mageia
  Change your perspective

- Manjaro
  Enjoy the simplicity

- LXLE
  Revive that old PC

- Tiny Core 
  Linux Fast. Easy. Modular. Extendable.

- Sabayon
  Open your source, open your mind.

- Vector
  Discover the difference
 
- CentOS
  The Community ENTerprise Operating System

- Pinguy OS
  Because using a computer is meant to be easy!


Satu lagi distro yang membuat aku tertarik untuk urusan jargon/slogan yaitu Slackware. Dari hasil googling-ku, distro Linux yang sudah cukup berumur ini memiliki beberapa jargon/slogan antara lain

- Slackware: Linux From Scratch, just not from scratch.
- Slackware: What the BOZOs use.
- Slackware: Have you ever actually needed PAM for anything?
- Slackware: ****s Less.
- Slackware: There really are real nerds left using Linux.
- Slackware: Elitists, and damn proud of it!

Entah yang mana yang digunakan, aku belum tahu pasti. By the way, aku juga googling jargon distro-distro lokal yang cukup terkenal seperti Blankon dan IGOS Nusantara, namun hasilnya nihil. Aku belum tahu slogan yang dipakai kedua distro ini. Ada yang tahu??
Bagikan:

Linux Mint 17.3 Bernama Rosa

Bila agan membuka situs linuxmint.com, maka pada bagian atas akan terdapat kabar terbaru tentang generasi terakhir Linux Mint versi 17.x yang diberi nama Rosa. Mengapa namanya Rosa? Berikut aku kutipkan penjelasan dari laman web tersebut,

The third and last 17.x point release will be Linux Mint 17.3 codename ‘Rosa’.
Rosa is a classic vintage Italian, Spanish and Portuguese name.
The meaning of the name Rosa is: Rose. Used as a sign of love and compassion, the rose is also the symbol of England.
In 1545, Ronsard writes one of the most famous poems in France. In “Mignonne, allons voir si la rose”, youth is ephemeral, beautiful but short-lived, just like a rose.
Linux Mint 17, 17.1 and 17.2 users will have the choice to upgrade, and that upgrade will be both easy and safe.

Agan-agan yang sedang jadian dengan Rafaela namun ingin ingin berkenal dengan Rosa, cukup ketik pada terminal Rafaela,
"apt-get update
apt-get upgrade
apt-get dist-upgrade
".

Source: http://blog.linuxmint.com/?p=2920
Bagikan:

Thursday, 10 September 2015

Manifesto Hacker (Terjemah Indonesia)

Ini adalah dunia kami sekarang, dunianya elektron dan switch, keindahan sebuah baud. Kami
mendayagunakan sebuah system yang telah ada tanpa membayar, yang bisa jadi biaya tersebut
sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan nafsu tamak mencari keuntungan, dan kalian sebut
kami kriminal.
Kami menjelajah, dan kalian sebut kami kriminal.
Kami mengejar pengetahuan, dan kalian sebut kami kriminal.
Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit, kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan, dan kalian
sebut kami kriminal.
Kalian membuat bom atom, kalian mengejar peperangan, kalian membunuh, berlaku curang,
membohongi kami dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami, tetap saja
kami yang disebut kriminal.
Ya, aku memang kriminal.
Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku.
Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan, bukan pada
penampilan mereka.
Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang tak kalian maafkan.
Aku memang seorang hacker, dan inilah manifesto saya.
Kalian bisa saja menghentikanku, tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua.
Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.

Source : https://id.wikisource.org/wiki/Manifesto_Hacker
Bagikan:

SISTEMATIKA MENULIS RESENSI FIKSI DAN NON FIKSI


Resensi adalah penilaian, ulasan atau pertimbangan  baik buruknya sebuah karya sastra, baik buku, film atau yang lain.. 

Manfaat menulis resensi                               

1. Menambah wawasan dan pengetahuan
2. Mengetahui keunggulan dan kelemahan sebuah buku
3. Meningkatkan kemampuan tulis menulis
4. Melatih berpikir kritis
5. Mendapat imbalan dari penerbit maupun media massa 

Prinsip-prinsip Penulisan resensi

1.      Memilih objek resensi
2.      Mengenal dan menguasai objek resensi
3.      Mengulas dan menimbang objek resensi
4.      Menulis hasil resensi

Struktur resensi

1.      Judul resensi
2.      Pendahuluan
3.      Isi 
4.      Penutup

Unsur-unsur resensi buku nonfiksi

1.      Judul resensi   
2.      Identitas buku
         A. Judul buku 
         B. Penulis       
         C. Penerbit     
         D. Tahun terbit
         E. Kota terbit  
         F. Tebal buku  
         G. Jenis buku      : Nonfiksi
3.      Kepengarangan
4.      Tujuan penulisan buku
5.      Ikhtisar
6.      Keunggulan dan kelemahan buku
7.      Kesimpulan

Unsur-unsur resensi buku fiksi (novel/kumpulan cerpen)/ film

1.     Judul resensi     
2.     Identitas buku
         A. judul buku  
         B. Penulis       
         C. Penerbit     
         D. Tahun terbit
         E. Kota terbit
         F. Tebal buku
         G. Jenis buku : Buku fiksi
3.     Kepengarangan
4.     Sinopsis
5.      Unsur intrinsik (tema, tokoh/penokohan, alur, sudut pandang, setting, amanat)
6.      Keunggulan dan kelemahan buku
7.      Kesimpulan

Langkah-langkah menulis resensi

1.      Membaca buku yang akan diresensi.
2.      Menulis data/ identitas buku 
3.      Membuat ikhtisar buku/sinopsis
4.      Memberi penilaian terhadap buku tersebut.
5.      Membuat judul resensi.


Semoga Bermanfaat. . . .
Bagikan:

Tuesday, 8 September 2015

KISAH INSPIRATIF PERKEMBANGAN LINUX DI MUSHOLA SASTRA


Sejak pertama kali datang ke Jogja, aku telah memiliki niat untuk tetap mengembangkan dan menyebarkan “wabah” linux pada orang-orang di sekitarku nantinya. Atas hal ini, aku sangat bersemangat, lantaran asumsi bahwa di UGM pasti banyak yang paham soal linux. 

Hari pertama kuliah, saat ada sebuah kesempatan berkenalan, aku sengaja menyinggung istilah-istilah open source untuk memoles bicaraku. Misalnya, “Salam FOSS, Salam Merdeka!” dan lain-lain. Begitu pun saat aku mengungkapkan hobiku selain menulis, aku beranikan diriku untuk berucap, “Selain menulis, hobi saya adalah bermain sambil pacaran dengan Rafaela”. Atas ujaranku itu, akhirnya beberapa teman baruku banyak yang penasaran dan bertanya, “Siapa itu Rafaela?”. Aku tersenyum dan akhirnya pada sesi perkenalan yang singkat itu, aku sedikit demi sedikit memperkenalkan linux pada teman-teman baruku.

Beberapa memang tertarik, namun malangnya nasib tak dapat kutolak. Aku kalah promo dengan staf bagian sumber daya informasi yang memromosikan windows dan office “legal”nya yang merupakan buah dari MoU dengan Microsoft. 

Aku tak kehabisan akal. Aku dekati staff yang kemarin memresentasikan ihwal windows dan office kemarin, dan akhirnya aku tahu, bahwa mahasiswa hanya mendapatkan jatah Ms. Office saja, sedang Ms. Windows hanya diberikan pada Dosen dan staf-staf administrasi. Aku tertawa dalam hati, “Sama aja bohong”.

Kau tahu, mungkin seperti inilah rasanya Tenzin (anak dari Avatar Aang) atau mungkin Avatar Aang sendiri, saat mencari pengendali udara selain dirinya. Sedang di sisi lain, ia dihadapkan dengan serangan negara api yang begitu ambisius di masa itu. Ok, ini hanya joke.

Pencarianku tetap berlanjut. Hingga akhirnya aku mencoba untuk menghubungi KPLI Jogja yang sialnya tak lagi begitu aktif. Aku masih mencari, hingga pada suatu kesempatan, aku beranikan diri untuk menghubungi dosen-dosen yang pernah bersinggunag dengan proyek UGM Goes Open Source (UGOS). Alhasil, berkenalanlah aku dengan Pak Mardhani dan Pak Erwin. Mereka berdua inilah yang akhirnya memacu semangatku, karena ternyata Pak Erwin termasuk pegiat FOSS yang masih aktif sampai sekarang.

Tak puas sampai di situ, aku masih berusaha untuk mencari pengguna linux yang statusnya mahasiswa sepertiku. Tak lama kemudian, seorang mahasiswa dari Fakultas Teknik menguhubungiku via pesan Facebook. Dengan bahasa yang amat halus ia meminta bantuan tentang linux untuk dijadikan tugas akhir. Aku sempat merinding saat ia bilang, “Saya pakai CentOS mas.”

Masih juga belum puas, aku kembali bertanya-tanya pada diriku, “Bukankah dulu di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) ini pernah ada proyek Budaya Goes Open Source (BUGOS) ya? Lalu, dimanakah sisa-sisa puing proyek tersebut?”. Aku kembali melakukan penelusuran. Satu-satunya sisa proyek BUGOS yang masih dapat kujumpai adalah di perpustakaan FIB yang masih menggunakan linux untuk komputer-komputernya.

Sejujurnya aku hampir putus asa. Namun Tuhan berkata lain. Tuhan memang sutradara paling hebat, pengatur cerita yang tak pernah bisa kutebak dengan pasti. Pemberi kejutan yang paling indah.

Kemarin sore (8 September 2015), usai kuliah, aku hendak menuju ke mushola Al-Adab FIB untuk menunaikan sholat Ashar. Setelah berwudlu, ketika akan masuk mushola, tiba-tiba mataku menangkap sebuah layar notebook axio yang sedang menjalankan libreoffice. Hatiku dag-dig-dug. Aku amati secara diam-diam, dan benarlah dugaanku. AKU MENEMUKAN PENGGUNA LINUX!!!

Kuberanikan diri untuk menyapa orang yang sedang serius bekerja tersebut, “Pakai linux ya, Mas?” tanyaku.

“Iya, mas paham linux juga?” Dan akhirnya perbincangan pun tak dapat dihindari. Perbincangan sempat terhenti saat aku mohon izin untuk menunaikan sholat, dan berlanjut lagi setelah itu.

Dari penuturan Adif, mahasiswa S2 semester akhir ini, masih lumayan banyak kok pengguna linux di FIB. Namun rata-rata mereka anak mushola dan Pak Erwin adalah orang di balik semua ini. Semangat dan gairahku pun kembali memerah. Pada Mas Adif ini, aku bertanya-tanya seputar kronologis perkembangan linux di mushola FIB.

Dari penjelasannya, linux di mushola FIB itu dimulai bertahun-tahun saat ada diskusi tentang pembajakan yang dikaitkan tentang problem hala-haram dari sudut pandang agama. Nah, pada saat itulah Pak Erwin untuk pertama kalinya memperkenalkan linux sebagai alternatif terbaik untuk menghindari pembajakn perangkat lunak. “Kalau kita bekerja menggunakan software bajakan, dan kita tahu akan keharaman melakukan hal itu, maka boleh jadi semua tugas yang kita buat juga bernilai haram. Mengapa? Karena hasil pekerjaan yang kita peroleh bersumber dari hal yang tidak halal” ucap Mas Adif menirukan argumen Pak Erwin.

Setelah diskusi tersebut, akhirnya muncullah kesadaran bersama untuk menggunakan linux dan meninggalkan windows. Dan lagi-lagi, Pak Erwin inilah yang dengan sabar membanti rekan-rekan di FIB untuk masalah instalasi, panduan teknis dan lain-lain.

Hal yang benar-benar aku kagumi dari pengguna linux di mushola FIB ini adalah kesinambungannya. Mereka semua mengakui bahwa pada tahap awal memang perlu sedikit adapatasi, namun pada akhirnya semua itu menjadi lebih mudah saat telah menjadi kebiasaan. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak terkendalanya tugas-tugas para pengguna linux di FIB yang selama ini mereka buat denga libreoffice. Yang paling manarik menarik lagi adalah kenyataan bahwa para pengguna linux di mushola FIB adalah sekedar pengguna, bukan tukang oprek seperti aku atau mungkin teman-teman di forum. Mereka mungkin tak paham apa itu sudo, terminal, grub, lingkungan desktop dan hal-hal teknis lainnya, namun kenyataannya mereka telah bertahun-tahun menggunakan linux mint yang bahkan sengaja tidak diupdate untuk keperluan sehari-hari. 

Jika kita mau jujur, kenyataan itu benar-benar menampar kedua pipi kita yang selama ini beranggapan bahwa linux itu sulit, ribet, harus pakai terminal, harus update ini itu dan segudang alasan yang sekarang menurutku merupakan konyol karena tidak mau belajar.
Sebagian dari kita mungkin masih menggugat, OS dan software memang legal, lalu bagaimana dengan MP3 atau film di dalamnya? Jika masih ada orang yang ngotot soal ini, aku hanya akan tertawa. Ya, tertawa untuk menertawakan orang yang hanya berujar tanpa punya tidakan nyata. Tahukah kau, tidak perlu mengejar kesempurnaan untuk sebuah perubahan, langkahkan saja kakimu dan buat perubahan semampumu.

Hari ini aku adalah orang paling bahagia, mungkin inilah rasanya ketika Tenzin atau ayahnya, Avatar Aang menemukan pengndali udara selain dirinya. Dan inilah saatnya untuk aku melanjutkan harapanku.
Bagikan: